Setiap bagian dalam surat lamaran kerja memiliki fungsi masing-masing. Jangan sampai terlewat salah satunya, jika tidak mau ditolak karena ada yang terlupa.

 

Banyak yang menganggap remeh surat lamaran karena merasa CVnya sudah cukup baik. Padahal, bagi perusahaan surat lamaran kerja  memiliki fungsi terpenting. Karena di suratlah, pelamar dapat menyampaikan berbagai penawarannya bagi perusahaan. Surat pula memegang kendali penting, dalam seleksi pelamar lolos ataupun tidak. Karenanya, mempelajari cara membuat surat lamaran penting.

 

Membuat surat lamaran, nampaknya mudah dilakukan. Namun sesungguhnya, surat lamaran harus dibua dengan detail. Karena setiap bagian didalamnya memiliki peranan masing-masing, yang dapat menjadi penilaian dari pembaca surat. Jika demikian, apa saja bagian yang harus ada dalam surat lamaran dan apakah fungsi setiap bagian tersebut? Kulik bersama di bagian selanjutnya.

Apa Itu Surat Lamaran?

 

Surat lamaran dapat dikategorikan sebagai surat permohonan. Di mana, surat ditujukan pada perusahaan atau instansi yang menyediakan lowongan. Surat disampaikan sebagai bentuk penawaran pada perusahaan yang berbeda dengan curriculum vitae. Karenanya, surat lamaran menjadi hal penting saat melamar pekerjaan.

 

Surat lamaran yang memiliki peluang besar akan kembali dipanggil adalah surat yang menarik. Dalam penulisan surat harus kreatif dan berbeda. Karena dari sinilah pembaca dapat memahami attitude dan kreativitas anda. Untuk itu, dalam surat yang dibuat, harus terdapat bagian-bagian tertentu. Penjelasan setiap bagian dan fungsinya, akan diperinci di bagian berikutnya.

 

Struktur Penulisan Surat Lamaran Kerja

 

Inilah bagian yang sedari tadi ditunggu-tunggu, yaitu struktur penulisan surat. Ada beberapa bagian yang harus dituliskan, penjelasannya ada dibawah ini,

 

  1. Tempat dan Tanggal

 

Bagian pembuka surat anda harus menuliskan tempat dan tanggal penulisan surat. Tuliskan dengan tepat, jangan sampai mengalami kesalahan. Beberapa perusahaan menyediakan deadline untuk pengumpulan berkas. Jangan lalai, sampai akhirnya tanggal terakhir yang dijadikan tanggal penulisan surat. Karena dapat saja hal ini jadi pertimbangan lolos tidaknya ke tahap selanjutnya.

 

  1. Perusahaan Tujuan

 

Sebagai pelamar, penting untuk mengetahui seluk beluk perusahaan. Karenanya, pada bagian berikutnya tuliskan perusahaan tujuan. Bila mengetahui siapa nama CEO atau direksi, masukkan nama tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa anda memiliki interest besar pada perusahaan dan menarik untuk diketahui secara lebih mendalam.

 

  1. Salam Pembuka

 

Selanjutnya tuliskanlah salam pembuka pada pembaca. Umumnya digunakan ungkapan “salam hormat” karena pembaca adalah HRD ataupun direksi. Jika anda memiliki ucapan lainnya, ucapan tersebut dapat digunakan. Namun yang perlu diingat adalah menyampaikannya dengan cara sopan. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak masuk ke tahap berikutnya karena kesalahan salam.

 

  1. Kata Pengantar

 

Salam pembuka tidak perlu dituliskan terlalu panjang. Karena langkah selanjutnya adalah menyampaikan kata pengantar. Pada bagian ini, dapat dituliskan dari mana informasi lowongan bisa didapat. Kemudian sampaikan maksud dan tujuan pengiriman surat. Bagian ini harus dituliskan secara detail, sehingga pembaca memahami maksud dan isi surat.

 

  1. Biodata Pribadi

 

Anda sudah selesai dengan bagian-bagian sebelumnya? Bagian berikutnya adalah memasukan biodata. Pada bagian ini, tuliskan beberapa poin diri, contohnya nama, tempat tanggal lahir dan pendidikan. Penjelasan lainnya dapat disampaikan dalam curriculum vitae, karena surat lamaran hanya akan menyampaikan penawaran diri pada perusahaan.

 

  1. Pengalaman Kerja dan Skill

 

Seperti yang telah disampaikan, surat lamaran merupakan penawaran diri. Di sinilah anda perlu menjelaskan pengalaman kerja dan skill yang dimiliki. Tidak hanya kata-kata, namun sampaikan pula berbagai bukti pelengkap. Sebut saja sertifikat TOEFL atau sertifikat kemampuan lainnya, sehingga dapat meyakinkan direksi bahwa lowongan ini tepat.

 

  1. Penutup

 

Terakhir, setelah semua bagian diselesaikan tutup seluruh penawaran anda dengan sopan. Walaupun sederhana, bagian penutup adalah bagian penting. Karena perhatian setiap pembaca, akan tertuju pada penutup. Untuk itu, sampaikan bagian ini dengan benar, seperti menyampaikan harapan agar dapat diterima dan bekerjasama di perusahaan yang dilamar.

 

Sudahkah semua bagian tersebut ada dalam surat anda? jika belum, pastikan masukan semua bagian tersebut dalam surat lamaran kerja. Akhiri penulisan dengan memeriksa kembali surat dan kelengkapan berkas. Jadi, tidak ada kesalahan dan kekurangan yang dapat menyebabkan kegagalan melamar pekerjaan.