Sumber : mistar.id

Vaksin virus Corona sudah tersedia di Indonesia meski hingga saat ini belum bisa digunakan. Pemerintah sendiri masih menunggu izin dari BPOM untuk penggunaan vaksinasi tersebut. Nah sebagai masyarakat awam, anda tentu perlu tahu informasi seputar vaksin untuk virus Corona.

Salah satunya yaitu ternyata ada banyak perusahaan pembuat vaksin di dunia. Anda tentu penasaran perusahaan apa saja yang membuat vaksin tersebut bukan? Simak daftar perusahaannya berikut ini.

1.Zydus Cadila

Perusahaan ini adalah perusahaan asal India yang mulai melakukan pengujian maksimum genetik lewat DNA  sejak Juli 2020 lalu. Zydus Cadila untuk diketahui adalah perusahaan yang mengikuti perlombaan vaksin Corona selain Bharat Biotech. Kedua perusahaan ini sudah meluncurkan klinis fase 2 di 6 Agustus 2020.

2.Moderna x National Institutes of Health

Perusahaan lainnya yang juga membuat vaksin covid adalah Moderna yang melakukan kolaborasi dengan NIH. Vaksin yang dikembangkan adalah vaksin genetik dengan tipe RNA. Vaksin ini nantinya akan mampu menghasilkan protein virus di dalam tubuh. Di Maret 2020 lalu, Moderna dan NIH sudah memasukkan vaksin pertama dalam uji coba. uji coba lainnya dilakukan pada Juli 2020 lalu yang melibatkan 30000 orang sehat di 89 lokasi di Amerika Serikat.

3.BioNTech, Pfizer dan Fosun Farma

BioNTech merupakan perusahaan asal Jerman yang juga melakukan kolaborasi dengan dua perusahaan lainnya. Yaitu Pfizer asal US dan juga Fosun Pharma asal Tiongkok. Ketiga perusahaan ini mengembangkan vaksin mRNA.

pada Mei 2020 lalu vaksin yang dibuat oleh kolaborasi tiga perusahaan ini menghasilkan antibodi yang mampu melawan SARS-CoV-2 dan juga sel kekebalan yang disebut sebagai sel T yang dapat merespon virus. Untuk efek samping dari vaksin yang diberikan ini juga sangat sedikit hanya seperti demam dan juga kelelahan.

4.Imperial College London Dan Morningside Ventures

ICL ikut mengembangkan vaksin RNA yang mampu meningkatkan produksi protein virus untuk merangsang sistem imun tubuh. ICL berkolaborasi dengan Morningside Ventures agar dapat memproduksi vaksin virus Corona.

5.AnGes, Osaka University dan Takara Bio

Dari terciptanya vaksin untuk virus Corona, anda tentu harus waspada terhadap munculnya vaksin palsu Yang pastinya meresahkan. AnGes yang merupakan perusahaan bioteknologi dari Jepang juga melakukan uji coba klinis pada vaksin yang berbasis DNA. Perusahaan tersebut tidak sendirian karena berkolaborasi dengan dua institusi. Yaitu Universitas Osaka dan Takara Bio.

6.CanSino Biologics

CanSino Biologics merupakan perusahaan asal Tiongkok yang mengembangkan vaksin adenovirus atau disingkat menjadi Ad5. Perusahaan ini bekerja sama dengan Institut Biologi Akademi Ilmu Kedokteran Militer. Sejak bulan Mei Perusahaan CanSino Biologics sudah mengumumkan hasil menjanjikan dari uji klinis fase 1. Bahkan di pengujian fase 2 sudah menunjukkan vaksin ini mampu merespon imun lebih kuat.

7.The Gamaleya Research Institute

Merupakan Institut bagian dari kementerian Kesehatan Rusia yang melakukan uji klinis sejak Juni lalu. Vaksin yang di ujian diberi nama Gam-Covid-Vac. Untuk diketahui, vaksin ini adalah kombinasi dari dua adenovirus yakni Ad5 dan Ad26. Bahkan vaksin ini sudah disetujui oleh regulator perawatan kesehatan Rusia. Namun seputar virus ini awalnya mendapat kecaman oleh para ahli.

Nah demikian 7 perusahaan yang ikut andil dalam pembuatan vaksin virus Corona. Tidak sendiri, beberapa perusahaan bahkan melakukan kolaborasi dengan perusahaan lainnya dan juga berbagai institusi yang ada. Anda juga bisa mendapatkan informasi update lainnya seputar virus Corona dan vaksinnya melalui platform kesehatan terbaik yaitu Halodoc. Aplikasi kesehatan ini bisa anda dapatkan melalui PlayStore atau dengan mengunjungi langsung websitenya melalui PC dan laptop.